Show simple item record

dc.contributor.author21313124, Fadilla Az-Zahra
dc.date.accessioned2026-04-11T07:17:05Z
dc.date.available2026-04-11T07:17:05Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61399
dc.description.abstractPertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi yang saling berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi, defisit anggaran, kurs mata uang, dan suku bunga terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di sepuluh negara ASEAN pada periode 2017–2023. Data sekunder kuantitatif dianalisis menggunakan Fixed Effect Model (FEM) yang diperoleh melalui uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan defisit anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan PDB. Sebaliknya, kurs mata uang berpengaruh negatif signifikan, sedangkan suku bunga berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan PDB. Stabilitas nilai tukar serta kebijakan suku bunga terbukti lebih menentukan arah pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN, sedangkan inflasi dan defisit anggaran relatif kurang berperan dalam periode penelitian.en_US
dc.subjectPertumbuhan PDB, Inflasi, Defisit Anggaran, Kurs, Suku Bunga, ASEANen_US
dc.titleAnalisis Dampak Inflasi, Defisit Anggaran, Kurs Mata Uang, dan Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Pdb Di ASEANen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21313124


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record