Analisis Dampak Inflasi, Defisit Anggaran, Kurs Mata Uang, dan Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Pdb Di ASEAN
Abstract
Pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN dipengaruhi oleh berbagai faktor
makroekonomi yang saling berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
pengaruh inflasi, defisit anggaran, kurs mata uang, dan suku bunga terhadap Produk
Domestik Bruto (PDB) di sepuluh negara ASEAN pada periode 2017–2023. Data
sekunder kuantitatif dianalisis menggunakan Fixed Effect Model (FEM) yang
diperoleh melalui uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
inflasi dan defisit anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan PDB.
Sebaliknya, kurs mata uang berpengaruh negatif signifikan, sedangkan suku bunga
berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan PDB. Stabilitas nilai tukar serta
kebijakan suku bunga terbukti lebih menentukan arah pertumbuhan ekonomi di
kawasan ASEAN, sedangkan inflasi dan defisit anggaran relatif kurang berperan
dalam periode penelitian.
Collections
- Economics [2612]
