Show simple item record

dc.contributor.authorPratama, Fikri Andrey
dc.date.accessioned2026-04-11T03:46:24Z
dc.date.available2026-04-11T03:46:24Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61380
dc.description.abstractPenelitian ini membahas upaya perlindungan terhadap korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007, khususnya dalam konteks admin judi online ke luar negeri di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dengan meningkatnya kasus TPPO, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi undang-undang dan mekanisme perlindungan hukum yang diterapkan oleh aparat penegak hukum, termasuk Polresta Tanjung Pinang dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat langkah-langkah strategi dalam penanganan kasus, seperti pembentukan tim khusus dan koordinasi antar lembaga, tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan stigma sosial terhadap korban masih menghambat efektivitas perlindungan. Penegakan hukum yang tegas dan program rehabilitasi komprehensif yang diperlukan untuk meningkatkan perlindungan korban dan mencegah terulangnya praktik perdagangan orang di masa depan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerlindungan Korbanen_US
dc.subjectTindak Pidana Perdagangan Orangen_US
dc.subjectUndang-Undang Nomor 21 Tahun 2007en_US
dc.subjectTanjungpinangen_US
dc.titleUpaya Perlindungan Terhadap Korban Berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking) Dalam Kasus Perekrutan Admin Judi Online Ke Luar Negeri di Tanjungpinang (Kepulauan Riau)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19410331


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record