• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Modus Operandi dan Tolak Ukur Penentuan Penyaluran Kredit Pada Bank BUMN Sebagai Tindak Pidana Korupsi dalam Putusan Pengadilan

    Thumbnail
    View/Open
    21410108.pdf (1.850Mb)
    21410108 Bab 1.pdf (631.6Kb)
    21410108 Daftar Pustaka.pdf (309.1Kb)
    Date
    2025
    Author
    Syihab, Mahir Ijlal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kasus tindak pidana korupsi dalam penyaluran kredit di bank Badan Usaha Milik Negara marak terjadi di Indonesia. Objek penelitian ini adalah bagaimana modus operandi dalam penyaluran kredit pada bank BUMN/ BUMD yang berakibat sebagai tindak pidana korupsi dalam putusan pengadilan, serta bagaimana pertimbangan hakim dalam menentukan tolak ukur penyaluran kredit sebagai tindak pidana korupsi baik bagi kreditur dan debitur pada bank BUMN/BUMD dalam putusan pengadilan. Penelitian ini termasuk penelitian hukum normatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui studi dokumen dan studi pustaka dari data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan adanya benang merah yang kuat terkait modus operandi dan tolak ukur penentuan tindak pidana korupsi dalam penyaluran kredit pada Bank BUMN. Hal ini menjadi pintu masuk utama terjadinya penyimpangan dalam proses penyaluran kredit, dari ditemukan fakta bahwa terdakwa dalam beberapa kasus bekerja sama dengan perantara, adanya manipulasi data dan survei fiktif dari penyalahgunaan wewenang. Maka dari itu penulis menyarankan untuk proses pengajuan kredit dilakukan dengan prosedur yang lebih ketat dengan melibatkan banyak pihak untuk proses persetujuannya, hal ini dilakukan agar pihak kreditur tidak bisa memutuskan dengan keputusannya sendiri kredit ini layak atau tidak.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61349
    Collections
    • Law [3373]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV