Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhan, Zada Anugrah
dc.date.accessioned2026-03-05T05:22:05Z
dc.date.available2026-03-05T05:22:05Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61009
dc.description.abstractPenyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi masih menjadi persoalan di Daerah Istimewa Yogyakarta meskipun telah diatur dalam Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualifikasi tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi serta menganalisis upaya dan hambatan Polda DIY dalam penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penegakan hukum meliputi tahapan penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka, penyitaan, hingga pelimpahan berkas perkara. Polda DIY menerapkan asas-asas hukum acara pidana secara profesional dan proporsional, dengan memastikan keabsahan alat bukti dan hak- hak tersangka. Polda DIY telah melakukan berbagai upaya preventif, seperti sosialisasi, pengawasan SPBU, peningkatan kapasitas personel, dan edukasi publik. Upaya represif dilakukan melalui penyelidikan, penyidikan, penindakan terhadap pelaku dan SPBU dan penyitaan barang bukti,. Polda DIY juga menghadapi berbagai hambatan dalam proses penegakan hukum antara lain keterbatasan personel, kendala pembuktian, rendahnya kesadaran hukum, lemahnya pengawasan SPBU, dan celah regulasi teknis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenyalahgunaan BBM Bersubsidien_US
dc.subjectPenegakan Hukumen_US
dc.subjectKUHAPen_US
dc.titlePenegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Oleh Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410132


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record