Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Melindungi Lahan Kangkung Lombok Berindikasi Geografis Demi Kesejahteraan Masyarakat
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi peningkatan peran pemerintah
daerah dalam memberikan perlindungan hukum terhadap lahan Kangkung Lombok
serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi demi kesejahteraan
masyarakat. Kangkung Lombok, yang telah terdaftar sebagai produk Indikasi
Geografis (IG) sejak 2011, merupakan salah satu komoditas unggulan Nusa
Tenggara Barat yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi. Namun,
keberlanjutan produksinya terancam oleh masifnya konversi lahan pertanian untuk
pembangunan perumahan dan infrastruktur, yang menyebabkan luas lahan tanam
terus berkurang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang
didukung data empiris. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundangundangan (statute approach), konseptual, dan komparatif. Data primer diperoleh
melalui wawancara dengan pihak terkait, sementara data sekunder berasal dari studi
kepustakaan dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa peran pemerintah daerah dalam melindungi lahan Kangkung Lombok masih
bersifat pasif dan belum optimal. Upaya yang telah dilakukan, seperti program
penyuluhan dan pengawasan, terbukti tidak efektif karena keterbatasan anggaran,
kalah prioritas dengan agenda pembangunan lain, dan kurangnya tindak lanjut atas
laporan pengawasan. Tantangan utama yang dihadapi bersifat kompleks, meliputi
aspek ekonomi (tingginya tawaran harga lahan dari investor), sosial (menurunnya
minat generasi muda pada profesi petani), yuridis (ketiadaan peraturan daerah
khusus yang melindungi lahan IG), dan kelembagaan (tidak aktifnya Masyarakat
Perlindungan Indikasi Geografis/MPIG). Di sisi lain, status IG membuka peluang
strategis untuk peningkatan nilai ekonomi produk melalui pengembangan industri
olahan dan agrowisata. Pengembangan peluang ini dapat menciptakan insentif
ekonomi bagi petani untuk mempertahankan lahannya, yang pada akhirnya dapat
mengurangi laju konversi lahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara
berkelanjutan.
Collections
- Master of Law [1540]
