| dc.description.abstract | Instagram merupakan salah satu media sosial yang dapat digunakan untuk berbagi
informasi dan juga melakukan komunikasi. Namun seiring perkembangan, Instagram juga
dapat digunakan sebagai media untuk mempromosikan produk-produk yang akan dipromosikan oleh perusahaan. Selain itu, pemanfaatan Instagram juga dapat digunakan
untuk memperluas kesadaran merek, membangun kepercayaan pelanggan, dan meningkatkan
interaksi yang lebih personal antara perusahaan dan konsumen. Dalam penelitian ini, peneliti
mengambil dua thrift shop atau sebuah toko yang menjual barang bekas sebagai objek
penelitian, yaitu Sinarmuliaa dan Spesmarket. Kedua thrift shop tersebut menjual pakaian
bekas namun dengan keunikannya masing-masing seperti Sinarmuliaa menjual pakaian bekas
dengan model vintage, sedangkan Spesmarket menjual pakaian bekas dengan model skate
wear dan streetwear. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan
reduksi data, dengan mengumpulkan data melalui kata-kata dan gambar yang didapat melalui
proses wawancara. Sinarmuliaa dan Spesmarket menentukan STP (Segmentation, Targeting,
Positioning) dan memanfaatkan marketing mix 7P agar dapat meningkatkan Penjualan
produk mereka terhadap calon konsumen yang akan dituju. Dengan memenuhi 6 elemen
dalam The 7C Framework, Sinarmuliaa dan Spesmarket berhasil meningkatkan penjualan
produk mereka dengan baik melalui Instagram. | en_US |