Show simple item record

dc.contributor.authorKurnia, Dhifan
dc.date.accessioned2026-02-05T04:01:14Z
dc.date.available2026-02-05T04:01:14Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60269
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji bagaimana subjektivitas dikonstruksi dalam komunitas Manchester City Supporter Club Indonesia Regional Yogyakarta (MCSCI Jogja) dalam konteks masyarakat neoliberal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dan teori subjektivitas Michel Foucault, penelitian ini menelusuri bagaimana identitas anggota komunitas terbentuk melalui interaksi sosial, praktik simbolik, dan konsumsi budaya populer. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi aktivitas komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjektivitas terbentuk melalui aktivitas kolektif seperti nonton bareng, penggunaan atribut klub, dan keterlibatan aktif di platform digital. Praktik ini berfungsi sebagai teknologi diri yang mencerminkan perpaduan antara budaya fans sepak bola global dan nilai-nilai lokal khas Yogyakarta seperti sopan santun dan harmoni sosial. Selain itu, komunitas juga berperan dalam pemasaran simbolik melalui keterlibatan emosional dan budaya yang memperkuat loyalitas terhadap klub. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MCSCI Jogja bukan sekadar kelompok pendukung, tetapi merupakan ruang sosial tempat nilai-nilai neoliberal, media global, dan tradisi lokal berkelindan dalam membentuk subjektivitas yang kompleks.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSubjektivitasen_US
dc.subjectMCSCI Jogjaen_US
dc.subjectKomunitas Suporteren_US
dc.subjectNeoliberalismeen_US
dc.subjectIdentitasen_US
dc.titleKonstruksi Subjek Komunitas Manchester City Supporter Club Indonesia Yogyakarta (MCSCI Jogja)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321066


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record