• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Strategi Kreatif Pengkonsepan Film Tanpa Dialog Pada Film Woo-woo

    Thumbnail
    View/Open
    21321011.pdf (1.714Mb)
    Date
    2025
    Author
    Asfahani, Irham
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Film tanpa dialog merupakan bentuk eksplorasi sinematik yang menawarkan cara berbeda dalam menyampaikan cerita. Dalam genre ini, bahasa tubuh, visual, serta atmosfer menjadi pengganti dialog verbal sehingga menuntut strategi kreatif yang matang agar pesan tetap dapat dipahami penonton. Penelitian ini berfokus pada film pendek Woo-Woo karya Ismail Basbeth, sebuah karya yang unik karena seluruh narasinya dibangun tanpa percakapan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi kreatif yang digunakan dalam proses pengkonsepan film Woo-Woo, meliputi tahap pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi, serta mengidentifikasi tantangan dan bentuk adaptasi yang ditempuh tim produksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam bersama tim produksi. Analisis dilakukan menggunakan kerangka strategi kreatif dalam produksi film serta pendekatan SWOT untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kreatif Woo- Woo telah dirancang secara detail sejak awal, dengan penekanan pada pengembangan narasi visual, karakter non-verbal, serta penggunaan simbol-simbol sinematik. Tantangan utama yang dihadapi adalah potensi kesulitan pemahaman dari audiens umum dan keterbatasan dokumentasi produksi. Namun, adaptasi dilakukan dengan memperkuat aspek visual dan mendistribusikan film melalui festival sebagai sarana apresiasi. Temuan ini menegaskan bahwa film tanpa dialog dapat tetap menyampaikan makna secara emosional dan efektif melalui strategi kreatif yang tepat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60161
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV