| dc.description.abstract | Komunikasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan
komunitas, tidak terkecuali komunitas seperti SpoorLimo yang di dalamnya
terdapat para pecinta kereta api. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk
memahami bagaimana bentuk komunikasi yang dijalankan dalam komunitas
tersebut, baik secara offline dan online, serta bagaimana komunikasi dapat
mempertahankan eksistensi komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bentuk komunikasi offline dan online, relasi antaranggota, kendala
yang dihadapi, serta peran komunikasi dalam komunitas SpoorLimo. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi,
kategorisasi, dan tematisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, komunikasi
offline, seperti kegiatan hunting, kopdar, dan EduTrain, memperkuat interaksi dan
rasa kebersamaan antaranggota. Komunikasi online melalui media sosial
WhatsApp dan Instagram digunakan sebagai media koordinasi dan publikasi.
Kendala komunikasi yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, kurangnya
partisipasi, dan hambatan teknis. Namun komunitas mampu beradaptasi dengan
strategi yang fleksibel. Komunikasi dalam komunitas ini berperan bukan hanya
sebagai alat pertukaran informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun identitas,
solidaritas, dan keberlanjutan komunitas. | en_US |