Show simple item record

dc.contributor.authorSyahnarqi, Fikri Syarhan
dc.date.accessioned2026-02-02T08:08:02Z
dc.date.available2026-02-02T08:08:02Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60131
dc.description.abstractProgram Keluarga Berencana (KB) di Indonesia telah lama menjadi alat pengendalian populasi yang berdampak langsung pada perempuan, namun kerap mengesampingkan agensi mereka. Penelitian ini menganalisis pembentukan subjektivitas perempuan dalam implementasi program KB di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, dengan menggunakan pendekatan kritis dan analisis wacana Michel Foucault. Melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, ditemukan bahwa perempuan bukan sekadar objek kebijakan, tetapi juga agen aktif yang menanggapi intervensi negara dalam ranah reproduksi. Subjektivitas mereka dibentuk oleh interaksi antara kekuasaan negara, budaya lokal, dan praktik sehari-hari. Meski terdapat upaya pemberdayaan, dominasi wacana negara dan ketimpangan gender tetap menjadi tantangan. Studi ini memperkaya pemahaman tentang relasi kuasa dalam kebijakan kesehatan reproduksi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSubjektivitasen_US
dc.subjectPerempuanen_US
dc.subjectKeluarga Berencanaen_US
dc.subjectWacanaen_US
dc.subjectTanjung Palasen_US
dc.titleSubjektivitas Perempuan dalam Implementasi Program Keluarga Berencana di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utaraen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321086


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record