Show simple item record

dc.contributor.authorMahmudah, Hani’ah
dc.date.accessioned2026-02-02T04:20:25Z
dc.date.available2026-02-02T04:20:25Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60096
dc.description.abstractWakaf merupakan ibadah ijtima’iyah (ibadah sosial) yang bertujuan untuk pengabdian kepada Allah SWT sekaligus menjadi salah satu instrumen keuangan publik Islam dengan potensi besar dalam sistem ekonomi Islam. Data Sistem Informasi Wakaf (Siwak) Kementerian Agama RI tahun 2024 mencatat luas tanah wakaf di Indonesia mencapai 57.763 hektar di 440.512 lokasi, sebagian besar dimanfaatkan untuk ibadah dan pendidikan. Namun, banyak aset wakaf yang belum dikelola secara optimal dan masih terbatas pada kegiatan keagamaan, padahal strategi kunci optimalisasi adalah menjadikannya produktif. Pesantren menjadi salah satu lembaga yang memanfaatkan aset wakaf, dengan 4,10% lahan wakaf nasional digunakan oleh pesantren. Data ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berperan pada aspek pendidikan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan wakaf produktif guna menunjang lembaganya. Oleh karena itu kemandirian ekonomi pesantren menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan operasional dan otonomi. Salah satu pesantren besar di DIY yang memanfaatkan asset wakaf produktif adalah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta, yang berdiri tahun 2008. MBS memiliki aset wakaf dalam jumlah besar, khususnya lahan, yang mendorong pengembangan unit usaha produktif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan aset wakaf di pesantren serta peran nazhir dalam mendukung kemandirian ekonomi dengan standar evaluasi Indeks Wakaf Nasional (IWN) 2022 Badan Wakaf Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan wakaf di MBS telah memenuhi sebagian besar aspek IWN, meliputi regulasi, proses, sistem, hasil, dan dampak, namun masih perlu penguatan pada faktor kelembagaan, khususnya integrasi nazhir dan pengelola usaha produktif serta media informasi publik. Pemanfaatan wakaf produktif terbukti berkontribusi nyata pada kemandirian ekonomi pesantren, meskipun belum sepenuhnya mandiri, perkembangan ini menunjukkan potensi besar menuju kemandirian penuh di masa mendatang.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWakafen_US
dc.subjectKemandirian Ekonomien_US
dc.subjectPesantrenen_US
dc.titleOptimalisasi Wakaf Produktif Untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren (Studi Pada Pesantren Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21423155


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record