• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimalisasi Wakaf Produktif Untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren (Studi Pada Pesantren Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    21423155.pdf (3.324Mb)
    Date
    2025
    Author
    Mahmudah, Hani’ah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Wakaf merupakan ibadah ijtima’iyah (ibadah sosial) yang bertujuan untuk pengabdian kepada Allah SWT sekaligus menjadi salah satu instrumen keuangan publik Islam dengan potensi besar dalam sistem ekonomi Islam. Data Sistem Informasi Wakaf (Siwak) Kementerian Agama RI tahun 2024 mencatat luas tanah wakaf di Indonesia mencapai 57.763 hektar di 440.512 lokasi, sebagian besar dimanfaatkan untuk ibadah dan pendidikan. Namun, banyak aset wakaf yang belum dikelola secara optimal dan masih terbatas pada kegiatan keagamaan, padahal strategi kunci optimalisasi adalah menjadikannya produktif. Pesantren menjadi salah satu lembaga yang memanfaatkan aset wakaf, dengan 4,10% lahan wakaf nasional digunakan oleh pesantren. Data ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berperan pada aspek pendidikan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan wakaf produktif guna menunjang lembaganya. Oleh karena itu kemandirian ekonomi pesantren menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan operasional dan otonomi. Salah satu pesantren besar di DIY yang memanfaatkan asset wakaf produktif adalah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta, yang berdiri tahun 2008. MBS memiliki aset wakaf dalam jumlah besar, khususnya lahan, yang mendorong pengembangan unit usaha produktif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan aset wakaf di pesantren serta peran nazhir dalam mendukung kemandirian ekonomi dengan standar evaluasi Indeks Wakaf Nasional (IWN) 2022 Badan Wakaf Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan wakaf di MBS telah memenuhi sebagian besar aspek IWN, meliputi regulasi, proses, sistem, hasil, dan dampak, namun masih perlu penguatan pada faktor kelembagaan, khususnya integrasi nazhir dan pengelola usaha produktif serta media informasi publik. Pemanfaatan wakaf produktif terbukti berkontribusi nyata pada kemandirian ekonomi pesantren, meskipun belum sepenuhnya mandiri, perkembangan ini menunjukkan potensi besar menuju kemandirian penuh di masa mendatang.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60096
    Collections
    • Islamic Economics [1131]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV