| dc.description.abstract | Film sebagai media komunikasi massa yang memiliki peran penting tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana transmisi nilai dan kritik sosial. Film Perempuan Berkalung Sorban dipilih sebagai objek penelitian karena mengangkat perjuangan emansipasi wanita dalam konteks budaya dan religiusitas di Indonesia. Meskipun negara dan ajaran Islam menjamin hak setiap orang, dalam praktiknya masih terjadi ketimpangan gender karena interpretasi yang sempit terhadap nilai-nilai tersebut. Hal ini menimbulkan kesenjangan pemahaman mengenai keselarasan antara emansipasi wanita dengan prinsip Pendidikan Agama Islam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengeksplorasi nilai-nilai emansipasi wanita yang terkandung dalam film Perempuan Berkalung Sorban berdasarkan teori semiotika dan relevansinya dengan prinsip dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya deskriptif serta metode yang digunakan yaitu analisis semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi dengan objek kajian film yang berjudul Perempuan Berkalung Sorban. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis isi dengan mengamati tanda atau simbol yang ada dalam film. Peneliti berhasil mengidentifikasi empat nilai utama: 1) Hak mendapatkan pendidikan, 2) otoritas atas dirinya sendiri, 3) penolakan terhadap diskriminasi gender, dan 4) kemandirian ekonomi. Nilai-nilai tersebut mencerminkan keadilan, kemandirian, dan penghormatan terhadap martabat perempuan. Keempat nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip-prinsip Pendidikan Agama Islam menurut Abd Halim Soebahar, yaitu prinsip persamaan, pendidikan seumur hidup, tauhid, keutamaan, keseimbangan, dan integrasi. Film ini berhasil menyajikan emansipasi dengan batasan syariat, mengkritik patriarki tanpa menolak institusi keluarga dan agama, serta menggunakan argumen berbasis Al-Qur’an dan Hadis, bukan ideologi. | en_US |