Show simple item record

dc.contributor.authorFazira, Yunita Era
dc.date.accessioned2026-01-31T07:35:11Z
dc.date.available2026-01-31T07:35:11Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60045
dc.description.abstractDalam 3 tahun terakhir, kasus mahasiswa bunuh diri menjadi perhatian serius, khususnya diwilayah Yogyakarta. Tekanan akademik yang tinggi serta masalah psikologi menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya tindakan tersebut. Namun, disisi lain ajaran islam secara tegas melarang tindakan bunuh diri, sehingga menimbulkan konflik persepsi dikalangan mahasiswa yang memadukan antara tekanan psikologis dan nilai-nilai ajaran islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam(PAI) Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2021 terhadap fenomena tersebut. Fokus utama penelitian ini terdapat dua aspek, yakni tekanan akademik sebagai faktor psikologis penyebab bunuh diri, serta pengaruh ajaran islam sebagai pedoman moral yang melarang tegas tindakan bunuh diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan yang tekah ditentukan sesuai kriteria. Hasil penelitian mengungkap bahwa mahasiswa PAI menyadari besarnya tekanan akademik yang berpotensi menyebabkan stress berat, namun ajaran islam menjadi penyangga moral kuat untuk menolak tindakan tersebut. Namun terdapat beberapa informan yang mengatakan bahwa seseorang dengan tingkat religiusitas tinggi masih rentan terkena stress apabila belum mampu mengendalikan emosi yang ada dalam dirinya. Mahasiswa merekomendasikan perlunya pendekatan preventif berupa dukungan psikologis, penguatan keimanan serta peningkatan kesadaran pentingnya kesehatan mental dilingkungan kampus. Stigma negatif terhadap seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental menjadi tantangan tersendiri untuk proses penyembuhan seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental. Kesimpulannya adalah integrasi antara pemahaman psikologis dan nilai-nilai agama merupakan kunci utama dalam pencegahan kasus bunuh diri dikalangan mahasiswa.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPersepsi Mahasiswaen_US
dc.subjectPendidikan Agama Islamen_US
dc.subjectBunuh Dirien_US
dc.subjectTekanan Akademiken_US
dc.subjectPsikologien_US
dc.subjectAjaran Islamen_US
dc.subjectPencegahan Bunuh Dirien_US
dc.titlePersepsi Mahasiswa PAI UII Angkatan 2021 Terhadap Kasus Mahasiswa Bunuh Diri di Jogjaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21422006


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record