• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Persepsi Mahasiswa PAI UII Angkatan 2021 Terhadap Kasus Mahasiswa Bunuh Diri di Jogja

    Thumbnail
    View/Open
    21422006.pdf (2.985Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fazira, Yunita Era
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam 3 tahun terakhir, kasus mahasiswa bunuh diri menjadi perhatian serius, khususnya diwilayah Yogyakarta. Tekanan akademik yang tinggi serta masalah psikologi menjadi faktor utama yang mendorong terjadinya tindakan tersebut. Namun, disisi lain ajaran islam secara tegas melarang tindakan bunuh diri, sehingga menimbulkan konflik persepsi dikalangan mahasiswa yang memadukan antara tekanan psikologis dan nilai-nilai ajaran islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam(PAI) Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2021 terhadap fenomena tersebut. Fokus utama penelitian ini terdapat dua aspek, yakni tekanan akademik sebagai faktor psikologis penyebab bunuh diri, serta pengaruh ajaran islam sebagai pedoman moral yang melarang tegas tindakan bunuh diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan yang tekah ditentukan sesuai kriteria. Hasil penelitian mengungkap bahwa mahasiswa PAI menyadari besarnya tekanan akademik yang berpotensi menyebabkan stress berat, namun ajaran islam menjadi penyangga moral kuat untuk menolak tindakan tersebut. Namun terdapat beberapa informan yang mengatakan bahwa seseorang dengan tingkat religiusitas tinggi masih rentan terkena stress apabila belum mampu mengendalikan emosi yang ada dalam dirinya. Mahasiswa merekomendasikan perlunya pendekatan preventif berupa dukungan psikologis, penguatan keimanan serta peningkatan kesadaran pentingnya kesehatan mental dilingkungan kampus. Stigma negatif terhadap seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental menjadi tantangan tersendiri untuk proses penyembuhan seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental. Kesimpulannya adalah integrasi antara pemahaman psikologis dan nilai-nilai agama merupakan kunci utama dalam pencegahan kasus bunuh diri dikalangan mahasiswa.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60045
    Collections
    • Islamic Education [1275]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV