Implementasi Blended Learning Pada Pembelajaran PAI dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SD IT Darul Hikmah Pakem
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah
membawa perubahan baru salah satunya pada dunia pendidikan. Pasca pandemi
COVID-19 muncul pembelajaran blendend learning, yakni model pembelajaran
yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Model ini dinilai efektif
dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk karakter siswa,
termasuk karakter religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Akan tetapi, pemanfaatan teknologi yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak
negatif, sehingga dibutuhkan strategi pembelajaran yang tepat agar dapat
menyeimbangkan pemanfaat teknologi dengan nilai-nilai keagamaan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kontribusi guru PAI dalam
membentuk karakter religius siswa pada model pembelajaran Blended Learning dan
mengetahui berbagai faktor pendorong serta penghambat yang dapat
mempengaruhi pembentukan karakter religius di SD IT Darul Hikmah Pakem.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif kualitatif. Objek penelitian pada penelitian ini yaitu siswa SD IT Darul
Hikmah Pakem. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan
teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi blended learning
pada pembelajaran PAI di SD IT Darul Hikmah Pakem memiliki 3 poin penting.
Diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor yang menjadi
pendorong dalam pembentukan karakter religius siswa meliputi dukungan
teknologi, seperti ketersediaan fasilitas Wifi dan media pembelajaran menarik.
Selain itu, kegiatan religius di sekolah, seperti kultum, hafalan, dan shalat
berjamaah menjadi elemen penting dalam menumbuhkan ketaqwaan siswa.
Adapun faktor penghambat yang muncul adalah keterbatasan perangkat, koneksi
internet yang tidak stabil, kurangnya perhatian orang tua terhadap pembelajaran
siswa, dan lingkungan sekitar sekolah mayoritas non-Muslim sehingga
mempengaruhi penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan siswa.
Collections
- Islamic Education [1232]
