| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pemberdayaan pendidikan
oleh Komunitas Penggiat Sosial dan Pendidikan (KPSP) melalui kegiatan ”Terjun Desa” yang
dilaksanakan di SD Negeri Wotawati, Gunungkidul. Penelitian ini berfokus pada dua hal utama,
yaitu sejauh mana program pemberdayaan telah dilaksanakan serta faktor-faktor yang
mendukung dan menghambat keberlangsungan program. Pendekatan yang digunakan adalah
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi,
dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPSP menggunakan pendekatan
komunikasi pemberdayaan yang menyesuaikan dengan kebutuhan lokal, dengan strategi riset
awal, pendekatan partisipatif, dan komunikasi interpersonal yang kuat. Metode pembelajaran
seperti kelas inspiratif, pelatihan guru, dan parenting untuk orang tua menjadi bentuk konkret
dari program yang dijalankan. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi keterlibatan
masyarakat, pemanfaatan media komunikasi yang relevan, dan kesiapan relawan. Adapun faktor
penghambat meliputi keterbatasan waktu relawan, fasilitas yang minim, serta kesalahpahaman
masyarakat terhadap program di awal pelaksanaan. Meskipun menghadapi tantangan, program
ini berhasil mendorong keterlibatan masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap proses
pendidikan di desa sasaran. Program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh KPSP menjadi
contoh praktik komunikasi transformatif yang berbasis pada nilai-nilai kolaboratif dan kultural. | en_US |