Show simple item record

dc.contributor.authorWibowo, Rayhan Ramadhan
dc.date.accessioned2026-01-28T04:22:44Z
dc.date.available2026-01-28T04:22:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59841
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji fenomena fashion streetwear lokal di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, sebagai arena pertarungan budaya populer dan subkultur. Dengan fokus pada bagaimana individu menggunakan merek streetwear lokal untuk mengekspresikan identitas dan berkomunikasi dalam konteks budaya urban, penelitian ini menelusuri hubungan antara ekspresi diri, nilai budaya, dan pengaruh globalisasi. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi pada pelaku dan komunitas streetwear. Hasil kajian menunjukkan bahwa streetwear bukan hanya sebagai mode busana, melainkan sebagai konstruksi simbolik komunikasi yang mencerminkan resistensi dan adaptasi budaya.Brand lokal streetwear berperan sebagai medium dialog antara budaya populer yang komersial dengan subkultur yang kritis dan ekspresif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman identitas budaya urban serta pengembangan industri kreatif berbasis streetwear di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStreetwearen_US
dc.subjectSubkulturen_US
dc.subjectMereken_US
dc.titleKomunikasi Identitas Pemakai Streetwear Lokal: Studi pada Brand Starcross dan Maternal Disaster di Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321088


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record