Laporan Tugas Akhir Praktek Bisnis Hovè Modest Fashion
Abstract
Hovè merupakan brand modest fashion lokal yang hadir dengan konsep minimalis, elegan, dan
timeless, menyasar segmen perempuan urban berusia 20–35 tahun. Sejak awal, bisnis ini
dijalankan dengan memanfaatkan kanal digital seperti Instagram, Shopee, dan TikTok Shop
sebagai sarana utama pemasaran dan penjualan, serta sempat mencoba strategi offline melalui
kerja sama dengan butik lokal. Implementasi bisnis meliputi analisis pasar dan kompetitor,
strategi diferensiasi berbasis desain timeless dan storytelling brand, produksi dengan kapasitas
terbatas, serta promosi melalui content marketing dan kolaborasi dengan influencer. Namun,
dalam praktiknya Hovè menghadapi sejumlah permasalahan. Brand awareness masih rendah,
penjualan mengalami fluktuasi tajam dengan adanya bulan tanpa transaksi, keterbatasan modal
menghambat kapasitas produksi dan promosi, serta tingkat customer engagement belum
maksimal. Permasalahan ini turut memengaruhi kinerja keuangan, di mana sebagian besar
periode masih mencatatkan kerugian akibat tingginya biaya variabel dan rendahnya omzet.
Sebagai solusi, Hovè mengoptimalkan strategi digital marketing dengan pendekatan model
AIDA, memproduksi konten lifestyle, storytelling, dan product highlight, serta memperkuat
kolaborasi dengan influencer untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan keterlibatan
konsumen. Evaluasi menunjukkan kolaborasi KOL efektif untuk awareness, sedangkan konten
product highlight mendorong konversi pembelian. Kesimpulannya, Hovè memiliki potensi
pertumbuhan berkelanjutan dengan syarat mampu menjaga konsistensi dalam pengelolaan
konten digital, memperkuat strategi influencer, mendiversifikasi kanal penjualan, serta
meningkatkan efisiensi operasional dan keuangan.
Collections
- Master of Management [542]
