Determinan Niat Melakukan Whistleblowing pada Pemerintah Desa (Studi pada pemerintah desa di Provinsi Jawa Timur)
| dc.contributor.author | Alirafi, Ibrahim | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-27T07:14:51Z | |
| dc.date.available | 2026-01-27T07:14:51Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/59810 | |
| dc.description.abstract | Masalah yang dihadapi Indonesia sejak pelaksanaan program anggaran dana desa pada tahun 2015 adalah munculnya korupsi pada dana desa. Tren korupsi ini terus meningkat tiap tahunnya, hingga tahun 2023 Provinsi Jawa Timur menempati peringkat tertinggi kasus korupsi dana desa, namun juga menempati peringkat ketiga tertinggi dalam melaporkan kasus korupsi. Skema whistleblowing memiliki dampak yang besar dalam mengungkapkan korupsi. Oleh karena itu perlu untuk memberdayakan para whistleblower dengan memperhatikan niat whistleblowing untuk melawan korupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penyebaran kuesioner di pemerintah desa wilayah Jawa Timur. Pengujian penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor komitmen profesional dan komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap niat whistleblowing. Sementara variabel lainnya tidak berpengaruh terhadap niat whistleblowing. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Niat Whistleblowing | en_US |
| dc.subject | Korupsi | en_US |
| dc.subject | Dana Desa | en_US |
| dc.subject | Pemerintah Desa | en_US |
| dc.title | Determinan Niat Melakukan Whistleblowing pada Pemerintah Desa (Studi pada pemerintah desa di Provinsi Jawa Timur) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 22919012 |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
Master of Accountancy [314]
