Show simple item record

dc.contributor.authorRachman, Bayu Aditya
dc.date.accessioned2026-01-27T03:17:14Z
dc.date.available2026-01-27T03:17:14Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59793
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis modus operandi tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, serta putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus operandi korupsi meliputi mark-up harga, rekayasa tender, peminjaman perusahaan, suap, pemalsuan dokumen, dan pengadaan fiktif. Pertimbangan hakim mencakup aspek yuridis (UU Tipikor, KUHP, kerugian negara) dan non-yuridis (dampak sosial, kedudukan terdakwa, sikap terdakwa, tujuan pemidanaan). Analisis menunjukkan bahwa korupsi pengadaan barang merupakan white collar crime yang dilakukan secara sistematis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan internal, transparansi prosedur pengadaan, serta penegakan hukum yang konsisten untuk mencegah praktik korupsi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKorupsien_US
dc.subjectPengadaan Barang dan Jasaen_US
dc.subjectModus Operandien_US
dc.subjectPertimbangan Hakimen_US
dc.subjectPencegahanen_US
dc.titleModus Operandi Tindak Pidana Korupsi Terkait Benturan Kepentingan Dalam Pengadaan Barang dan Pemidanaannyaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18410498


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record