Show simple item record

dc.contributor.authorAndini, Mila
dc.date.accessioned2026-01-21T07:03:38Z
dc.date.available2026-01-21T07:03:38Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59666
dc.description.abstractPenelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap anak berhadapan dengan hukum yang identitasnya dipublikasikan. Rumusan masalah yang diangkat adalah apakah peraturan perundang-undangan yang berlaku telah memberikan perlindungan terhadap anak berhadapan dengan hukum yang identitasnya dipublikasikan dan bagaimana pengaturan yang ideal terhadap perlindungan hukum Anak Berhadapan dengan Hukum terhadap penyebaran identitasnya kepada publik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual dengan menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dikumpulkan dengan studi dokumen dan kepustakaan serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peraturan perundang-undangan yang berlaku belum dapat memberikan perlindungan terhadap kerahasiaan identitas anak yang berhadapan dengan hukum secara optimal karena beberapa hal. Perlindungan ideal identitas anak yang berhadapan dengan hukum di era digital mencakup peningkatan sanksi bagi pelanggar, pemberian wewenang kepada Kominfo untuk segera menurunkan konten bermasalah, serta regulasi yang mewajibkan platform digital memiliki sistem deteksi dan penghapusan otomatis atas konten yang melanggar.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectAnak berhadapan dengan Hukumen_US
dc.subjectIdentitas Digitalen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum yang Identitasnya dipublikasikanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410296


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record