| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran karyawan BohoPanna cabang
Yogyakarta dalam mengelola kerja sama dengan influencer serta dinamika kerja
yang menyertainya. Di era pemasaran digital, kolaborasi dengan influencer menjadi
strategi penting untuk meningkatkan brand awareness, namun keberhasilannya
juga sangat dipengaruhi oleh peran karyawan yang terlibat di balik layar. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian
meliputi pemilik cabang, store leader, serta staf promosi (SPG dan SPB) yang
berperan langsung dalam kampanye influencer. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pengelolaan kerja sama dengan influencer melibatkan proses lintas fungsi
mulai dari pemilihan mitra, penyusunan brief, pendampingan produksi konten,
hingga evaluasi dampak kampanye. Faktor pendukung antara lain budaya kerja
yang suportif, pemanfaatan media sosial secara strategis, serta adanya sistem
insentif bagi karyawan. Adapun kendala utama mencakup keterbatasan anggaran
promosi, variasi efektivitas influencer, dan kurangnya pemahaman produk dari
pihak eksternal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar
manajemen cabang memperkuat pelatihan komunikasi digital bagi karyawan,
menyusun standar operasional yang lebih jelas untuk kerja sama dengan influencer,
serta mengoptimalkan alokasi anggaran promosi pada momen strategis. Dengan
demikian, peran karyawan tidak hanya menopang operasional promosi, tetapi juga
berkontribusi pada pengembangan strategi SDM yang adaptif di industri fesyen
lokal. | en_US |