Pengaruh Fanatisme dan Konformitas Penggemar terhadap Budaya Fandom Boyband BTS di Indonesia
Abstract
Fenomena fanatisme dan konformitas penggemar terhadap budaya fandom boyband
BTS di Indonesia sedang marak pada akhir-akhir ini terutama pada kalangan Gen Z. Kurangnya
literasi, terbawa perasaan sehingga mengenyampingkan logika, dan mudah di doktrin
menjadikan masyarakat Indonesia terutama fandom bertindak gegabah. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis perilaku fanatisme dan konformitas penggemar, mengidentifikasi aspek
fanatisme dan konformitas yang disebabkan oleh fandom, dan menjadi wawasan bagi orang
lain.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei, jumlah sampel
sebanyak 100 orang dengan teknik pengumpulan data online (G-Form). Berdasarkan pengujian
hipotesis didapatkan hasil, bahwa kedua hipotesis tersebut diterima bahwa tterdapat pengaruh
fanatisme dan konformitas penggemar terhadap budaya fandom boyband BTS di Indonesia.
Sifat fanatik ini dapat ditunjukan juga dengan sikap antusias seseorang yang merasa dirinya
mempunyai ikatan yang kuat dengan emosi dan cinta yang telah lama dirasakannya. Dapat
dikatakan juga konformitas seorang penggemar biasanya terjadi karena dorongan oleh
beberapa faktor diantaranya adanya tekanan sosial yang berlaku pada suatu kelompok, sebagai
bentuk mematuhi aturan atau norma yang berlaku pada kelompok tersebut, dan adanya
kecemasan berlebih karena tidak diakui masuk ke dalam kelompok tersebut.
Collections
- Communication [1409]
