| dc.description.abstract | Penelitian ini berfokus pada pemaknaan dan representasi emosi yang terkandung dalam
lima lirik lagu karya Taylor Swift dalam album folklore (2020). Masalah yang diteliti adalah
bagaimana lirik lagu dalam album tersebut merepresentasikan spektrum emosi perempuan dan
bagaimana musik dapat menjadi media untuk memediasi pengalaman emosional tersebut. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik kualitatif dengan pendekatan teori
representasi, mediasi emosi, dan spektrum emosi perempuan. Melalui analisis terhadap lagu my
tears ricochet, mirrorball, illicit affairs, mad woman, dan hoax, peneliti menemukan adanya
keragaman emosi yang berlapis seperti keputusasaan, frustasi, penyesalan, harapan, hingga
perlawanan. Lirik lagu-lagu ini tidak hanya menggambarkan perasaan, tetapi juga menjadi ruang
komunikasi bagi perempuan untuk menyampaikan pengalaman emosional yang seringkali tidak
terungkap secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu dalam folklore menjadi
media yang merepresentasikan realitas sosial emosional perempuan, serta berfungsi sebagai sarana
untuk membangun kesadaran dan resistensi terhadap narasi yang membatasi ekspresi emosional
mereka. | en_US |