• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Monitoring Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta Terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan Maladministrasi Penerimaan Peserta Didik Baru Oleh Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga

    Thumbnail
    View/Open
    21410010.pdf (2.606Mb)
    21410010 Bab 1.pdf (358.3Kb)
    21410010 Daftar Pustaka.pdf (260.4Kb)
    Date
    2025
    Author
    Ariqa, Fahira Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan monitoring terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan atas dugaan maladministrasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru oleh Ombudsman Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, serta mengidentifikasi kendala pengawasan terhadap tindak lanjut oleh Dikpora DIY. Jenis penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak ORI DIY dan Dikpora DIY. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kepatuhan Dikpora DIY terhadap LHP bersifat administratif dan belum menyentuh substansi perbaikan tata kelola secara menyeluruh, respons yang diberikan hanya pengakuan secara lisan dan tidak dilengkapi dengan dokumentasi resmi atau bukti implementasi yang dapat diverifikasi sehingga tidak sesuai dengan Peraturan Ketua Ombudsman Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Dokumen dan Substantif. Kedua, pelaksanaan monitoring oleh ORI DIY menghadapi 3 (tiga) kendala, dari sisi legal substance belum tersedia petunjuk teknis yang menetapkan indikator standar evaluasi yang terukur, legal structure belum terbentuknya unit khusus pengawasan dan lemahnya sistem dokumentasi menyebabkan pelaksanaan monitoring tidak berjalan optimal dan berkelanjutan. Pada legal culture hambatannya ada pada internal legal culture yaitu banyak bersumber dari pola pikir, sikap, dan kebiasaan para aparat pelaksana di instansi terlapor.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59353
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV