Show simple item record

dc.contributor.authorListyawati, Reni
dc.date.accessioned2025-12-18T06:52:39Z
dc.date.available2025-12-18T06:52:39Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59162
dc.description.abstractIsu keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama di sektor perbankan, namun penelitian tentang dampaknya terhadap kinerja bank di negara-negara ASEAN masih terbatas karena memiliki keragaman karakteristik ekonomi dan tingkat regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan keberlanjutan terhadap kinerja bank dengan risiko bank dan modal bank sebagai variabel mediasi. Sampel penelitian terdiri dari 52 bank yang terdaftar di bursa efek negara- negara ASEAN selama periode 2012 hingga 2023, dengan total 624 observasi menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan unbalanced panel data untuk mengakomodasi keterbatasan data yang tidak tersedia secara merata di seluruh periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan keberlanjutan berpengaruh negatif secara signifikan terhadap risiko bank dan berpengaruh positif terhadap modal bank. Risiko bank dan modal bank masing-masing memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja bank. Namun, pengungkapan keberlanjutan tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja bank. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa risiko bank dan modal bank secara simultan memediasi hubungan antara pengungkapan keberlanjutan dan kinerja bank. Implikasi teoritis memperkuat Signaling Theory bahwa pengungkapan keberlanjutan menjadi sinyal positif bagi pemangku kepentingan. Bank memiliki manajemen risiko dan struktur permodalan yang baik, yang secara tidak langsung meningkatkan kinerja bank. Implikasi secara praktis juga memberikan dorongan bagi manajemen bank untuk tidak hanya memenuhi kewajiban pengungkapan keberlanjutan, tetapi juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi manajemen risiko dan permodalan. Dari sisi kebijakan, hasil ini mendukung penguatan regulasi ESG yang bersifat mandatory di kawasan ASEAN, dan mendorong otoritas keuangan untuk memberikan insentif atau pengawasan terhadap efektivitas implementasi keberlanjutan di sektor perbankan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectASEANen_US
dc.subjectPengungkapan Keberlanjutanen_US
dc.subjectRisiko Banken_US
dc.subjectModal Banken_US
dc.subjectKinerja Banken_US
dc.subjectSignaling Theoryen_US
dc.titlePengaruh Pengungkapan Keberlanjutan Terhadap Kinerja Bank di Asean: Dengan Risiko Bank dan Modal Bank Sebagai Variabel Interveningen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20931011


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record