• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pengungkapan Keberlanjutan Terhadap Kinerja Bank di Asean: Dengan Risiko Bank dan Modal Bank Sebagai Variabel Intervening

    Thumbnail
    View/Open
    20931011.pdf (3.763Mb)
    Date
    2025
    Author
    Listyawati, Reni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Isu keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama di sektor perbankan, namun penelitian tentang dampaknya terhadap kinerja bank di negara-negara ASEAN masih terbatas karena memiliki keragaman karakteristik ekonomi dan tingkat regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan keberlanjutan terhadap kinerja bank dengan risiko bank dan modal bank sebagai variabel mediasi. Sampel penelitian terdiri dari 52 bank yang terdaftar di bursa efek negara- negara ASEAN selama periode 2012 hingga 2023, dengan total 624 observasi menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan unbalanced panel data untuk mengakomodasi keterbatasan data yang tidak tersedia secara merata di seluruh periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan keberlanjutan berpengaruh negatif secara signifikan terhadap risiko bank dan berpengaruh positif terhadap modal bank. Risiko bank dan modal bank masing-masing memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja bank. Namun, pengungkapan keberlanjutan tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja bank. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa risiko bank dan modal bank secara simultan memediasi hubungan antara pengungkapan keberlanjutan dan kinerja bank. Implikasi teoritis memperkuat Signaling Theory bahwa pengungkapan keberlanjutan menjadi sinyal positif bagi pemangku kepentingan. Bank memiliki manajemen risiko dan struktur permodalan yang baik, yang secara tidak langsung meningkatkan kinerja bank. Implikasi secara praktis juga memberikan dorongan bagi manajemen bank untuk tidak hanya memenuhi kewajiban pengungkapan keberlanjutan, tetapi juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi manajemen risiko dan permodalan. Dari sisi kebijakan, hasil ini mendukung penguatan regulasi ESG yang bersifat mandatory di kawasan ASEAN, dan mendorong otoritas keuangan untuk memberikan insentif atau pengawasan terhadap efektivitas implementasi keberlanjutan di sektor perbankan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59162
    Collections
    • Economics [2702]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV