Pengembangan Limbah Ampas Kopi Menjadi Briket (Oerip Sae)
Abstract
Briket merupakan produk pengganti minyak bumi dan energi lain yang
berasal dari fosil. Briket ampas kopi “Oerip Sae” menjadi alternatif energi yang
bisa dimanfaatkan dimasa mendatang. Pada awal juli 2023 penulis melakukan
survei kecil ke salah satu coffee shop dan menghasilkan 15kg ampas kopi setiap
bulannya. Menurut Rahadi Sapta Abra, Yogyakarta merupakan salah satu kota
dengan coffee shop terpadat di Indonesia, tercatat ada 3000 kedai kopi yang
tersebar di seluruh DIY. Info ini disampaikan oleh Rahadi Sapta Abra selaku Ketua
Panitia Jogja Coffee Week 2022 (Pandangan Jogja Com, 2022). Jadi jika setiap
coffee shop menghasilkan 10kg setiap bulannya maka akan ada 30.000kg ampas
kopi yang terkumpul setiap bulannya di DIY.
Perintisan bisnis ini selain bertujuan meminimalisir pembuangan limbah
ampas kopi yang berdampak buruk pada lingkungan juga sebagai salah satu upaya
untuk meningkatkan perekonomian lokal. Metode perintisan bisnis ini mencakup
identifikasi masalah, analisis pasar dan juga pemecahan masalah. Proses produksi
mencakup manajemen bahan baku, proses pembuatan dan pengujian, serta
pemilihan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan.
Tantangan utama adalah pada proses produksi dimana penulis dan tim
belum memiliki tempat produksi dan alat yang memadai sehingga untuk saat ini
hanya bisa memproduksi dalam skala kecil. Dibeberapa coffee shop bahan baku
ampas kopi masih bisa di dapat secara gratis sehingga bisa meminimalisir biaya
produksi.
Collections
- Islamic Economics [1180]
