Analisis Resepsi Penonton Laki-laki Terhadap Feminisme Dalam Film Barbie (2023)
Abstract
Ketimpangan gender hingga kini masih menjadi persoalan yang menonjol dalam berbagai
aspek kehidupan, seperti sosial, politik, dan budaya. Dalam realitanya, perempuan kerap
menghadapi diskriminasi yang membatasi peran mereka, baik melalui stereotip yang
dilekatkan secara turun-menurun maupun hambatan struktural dalam pengambilan keputusan.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami resepsi laki-laki terhadap
representasi feminisme dalam film Barbie (2023), yang menampilkan peran aktif perempuan
dalam melawan dominasi budaya patriarki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan analisis resepsi encoding-decoding dari Stuart Hall, berdasarkan cara
informan menangkap dan memaknai pesan yang disampaikan oleh media. Informan berjumlah
lima orang laki- laki yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam yang berdomisili di
Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas informan menyetujui pesan feminisme
dalam film secara utuh. Informan yang berada pada posisi negosiasi cenderung menerima
pesan feminisme, tetapi tetap mempertimbangkan konteks budaya, agama, dan perbedaan
kompetensi antara perempuan dan laki-laki. Terdapat satu informan yang menolak keseluruhan
dan memberikan kritik terkait feminisme dalam tiga dari lima adegan yang dianalisis.
Collections
- Communication [1409]
