• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Pendekatan Restorative Justice Dalam Tahap Pra-penuntutan Tindak Pidana Ringan di Kejaksaan Negeri Ngada dan Kejaksaan Negeri Surakarta dan Integrasinya Dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana untuk Mengurangi Beban Kerja Jaksa

    Thumbnail
    View/Open
    23912026.pdf (1.387Mb)
    Date
    2025
    Author
    Antoro, Muhammad Aji Kusuma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas penerapan pendekatan Restorative Justice dalam tahapan pra-penuntutan perkara tindak pidana ringan di Kejaksaan Negeri Ngada dan Kejaksaan Negeri Surakarta, serta mengevaluasi bagaimana integrasi pendekatan tersebut dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana berpotensi mengurangi beban kinerja jaksa. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, dengan mengkaji hukum sebagai perilaku nyata yang diamati dalam praktik di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan jaksa, observasi langsung terhadap proses penyelesaian perkara, serta studi dokumen internal kejaksaan terkait pelaksanaan keadilan restoratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Restorative Justice telah dilakukan secara bertahap, dengan pendekatan yang relatif berbeda di masing-masing wilayah akibat faktor geografis, budaya hukum lokal, serta ketersediaan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung. Kendati demikian, pendekatan ini dinilai efektif dalam menyelesaikan perkara pidana ringan secara cepat, efisien, dan berorientasi pada pemulihan hubungan sosial. Integrasi Restorative Justice dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana diharapkan dapat memperkuat legalitas praktik penyelesaian perkara di luar pengadilan, sekaligus memberikan dasar hukum yang lebih jelas bagi kejaksaan dalam mengurangi backlog perkara dan beban kerja yang semakin meningkat. Penelitian ini merekomendasikan adanya standardisasi prosedur, pelatihan berkelanjutan bagi jaksa, serta perluasan sosialisasi kepada masyarakat demi optimalisasi penerapan keadilan restoratif secara nasional. Sekaligus terbukti mampu mengurangi beban kinerja jaksa terkait penyelesaian perkara tindak pidana ringan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59111
    Collections
    • Master of Law [1540]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV