| dc.description.abstract | Angel Aesthetic Clinic merupakan klinik kecantikan yang berdiri sejak tahun 2021 dan
berfokus pada perawatan wajah dan tubuh, dengan target pasar perempuan muda hingga dewasa.
Dalam menghadapi perkembangan era digital, Angel Aesthetic memanfaatkan media sosial
Instagram sebagai saluran utama dalam strategi pemasarannya. Media sosial dinilai efektif
dalam membangun interaksi dengan audiens karena memiliki jangkauan yang luas serta fitur-
fitur yang mendukung aktivitas promosi dan komunikasi dua arah. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis strategi social media marketing yang digunakan oleh Angel Aesthetic melalui
akun Instagram @angelaesthetic_official berdasarkan model AISAS (Attention, Interest,
Search, Action, Share. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angel Aesthetic Clinic menerapkan strategi
konten yang informatif dan persuasif serta memanfaatkan fitur Instagram secara kreatif. Pada
tahap Attention, audiens tertarik melalui konten visual seperti Reels, Instagram Story promo,
dan showcase before-after treatment. Pada tahap Interest, audiens mulai memperhatikan dan
percaya melalui konten edukatif, testimonial, serta highlight layanan. Tahap Search difasilitasi
oleh informasi lengkap pada feed, highlight, dan interaksi personal melalui Direct Message.
Pada tahap Action, audiens terdorong untuk melakukan reservasi, memanfaatkan promo, serta
mencoba layanan klinik. Terakhir, tahap Share terlihat dari audiens yang membagikan
pengalaman mereka di Instagram, yang kemudian dapat digunakan klinik untuk strategi word-
of-mouth. Penelitian ini memberikan gambaran tentang efektivitas strategi social media
marketing dengan pendekatan AISAS dalam meningkatkan keterlibatan dan keputusan audiens
terhadap layanan kecantikan di era digital. | en_US |