| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran terpadu yang
diterapkan oleh dua usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yaitu Get Well Sweet
Kitchen dan Bunnybite dalam memanfaatkan media sosial Instagram dan TikTok untuk
menarik minat beli konsumen. Dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital, kedua
brand memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana utama untuk membangun citra
merek dan meningkatkan penjualan produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi
pemasaran terpadu yang diterapkan mencakup periklanan, promosi penjualan, hubungan
masyarakat, pemasaran langsung, dan pemasaran digital yang diintegrasikan secara
konsisten. Selain itu, ditemukan perbedaan pendekatan strategi antara kedua brand, di
mana Get Well Sweet Kitchen mengombinasikan TikTok dan Instagram, sedangkan
Bunnybite hanya memanfaatkan Instagram. Meskipun menghadapi beberapa kendala
seperti keterbatasan sumber daya dan pemahaman teknologi digital, kedua UMKM
tersebut mampu mengembangkan strategi promosi yang efektif dan kreatif, seperti konten
interaktif, endorsement selebgram, serta partisipasi dalam event offline. Penelitian ini
memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu komunikasi pemasaran serta menjadi
referensi bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran digital yang relevan
dan adaptif di era digital. | en_US |