Show simple item record

dc.contributor.authorRakhimullah, Rajiv
dc.date.accessioned2025-12-10T03:33:01Z
dc.date.available2025-12-10T03:33:01Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59063
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak liberalisasi konten media sosial terhadap fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di kalangan mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) UII. Fenomena FoMO semakin relevan di era digital, terutama dengan intensitas penggunaan platform media sosial yang menghadirkan konten tanpa batas dan tren yang terus berubah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik purposive sampling terhadap pengguna media sosial aktif yang menjadi kreator konten, memiliki lebih dari 1.000 pengikut, serta rutin memperbarui status. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO dipicu tekanan kognitif, emosional, dan sosial sehingga mendorong mahasiswa aktif di media sosial. Kondisi ini menimbulkan kecemasan, rendah diri, dan perbandingan diri berlebihan. Temuan ini sejalan dengan Self-Determination Theory yang menjelaskan FoMO muncul ketika kebutuhan dasar akan keterhubungan, kompetensi, dan otonomi tidak terpenuhi. Namun, Temuan ini menegaskan bahwa FoMO memang hadir dalam keseharian mahasiswa, namun dapat dikelola melalui kesadaran kritis dan sikap selektif dalam bermedia sosial.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFear of Missing Out (FoMO)en_US
dc.subjectLiberalisasi Kontenen_US
dc.subjectMedia Sosialen_US
dc.titleAnalisis Dampak Liberalisasi Konten Media Sosial Pada Fenomena Fomo Mahasiswa PAI FIAI UIIen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21422019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record