Analisis Dampak Liberalisasi Konten Media Sosial Pada Fenomena Fomo Mahasiswa PAI FIAI UII
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak liberalisasi konten media sosial
terhadap fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di kalangan mahasiswa
Pendidikan Agama Islam (PAI) UII. Fenomena FoMO semakin relevan di era
digital, terutama dengan intensitas penggunaan platform media sosial yang
menghadirkan konten tanpa batas dan tren yang terus berubah.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik
purposive sampling terhadap pengguna media sosial aktif yang menjadi kreator
konten, memiliki lebih dari 1.000 pengikut, serta rutin memperbarui status. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan
dokumentasi, dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Analisis data menggunakan
model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO dipicu tekanan kognitif, emosional,
dan sosial sehingga mendorong mahasiswa aktif di media sosial. Kondisi ini
menimbulkan kecemasan, rendah diri, dan perbandingan diri berlebihan. Temuan
ini sejalan dengan Self-Determination Theory yang menjelaskan FoMO muncul
ketika kebutuhan dasar akan keterhubungan, kompetensi, dan otonomi tidak
terpenuhi. Namun, Temuan ini menegaskan bahwa FoMO memang hadir dalam
keseharian mahasiswa, namun dapat dikelola melalui kesadaran kritis dan sikap
selektif dalam bermedia sosial.
Collections
- Islamic Education [1217]
