| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengukur ketangguhan,
kemandirian, dan kemampaun Indonesia dalam penyedian bahan pangan berupa
daging sapi dan daging ayam. Ketahanan pangan telah menjadi isu global yang telah
menjadi perhatian semua negara yang dimana semua negara sedang berusaha dalam
memenuhi kebutuhan pangan mereka dengan mencapai sebuah kesepakatan global
berupa MDGS (Mellenium Development Goals). Kesepakatan global pada tahun
2015 menetapkan bahwa seluruh negara berkomitmen untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan kelaparan hingga separuh dari kondisi yang terjadi pada tahun 1990.
Di tingkat nasional, komitmen Indonesia terhadap isu pangan dituangkan dalam
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996, yang menetapkan bahwa pembangunan di
bidang pangan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, dengan
tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkannya.
Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar nomor
empat di dunia dengan jumlah penduduk sekitar lebih dari 276 juta jiwa yang berarti
pemerintah kita dituntut untuk dapat menyediakan kebutuhan bahan pangan berupa
produk daging yang cukup dan mandiri. Untuk memenuhi ketersedian daging sapi
serta produk ayam pemerintah dapat bekerjasama dengan para peternak lokal dalam
hal ini pemerintah dapat memberikan bantuan berupa subsidi dan kebijakan pasar.
Hasil produksi dari para peternak diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan
bahan pangan daging sapi dan ayam bagi seluruh lapisan masyarakat mulai dari
ketersedian dan juga harga yang terjangkau. | en_US |