| dc.description.abstract | Media Lokal Indonesia terus berkembang seiring dengan meningkatnya akses
informasi digital. Namun, persaingan ketat dengan platform besar seperti Google dan media
sosial membuat keberadaan media lokal harus bersaing untuk mempertahankan audiens dan
pendapatan melalui iklan. Jurnalmataraman merupakan media berbasis digital yang berfokus
pada wilayah Karesidenan Kediri dan berusaha bertahan di tengah dinamika industri media
melalui strategi redaksi dan periklanan yang diterapkan. Kajian manajemen redaksi dan
strategi periklanan menjadi fokus penelitian ini karena keduanya merupakan faktor utama
dalam menjaga keberlanjutan media di era jurnalisme online. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi,
dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak dari Jurnalmataraman,
seperti penanggung jawa, redaktur, editor, reporter, tim multimedia, dan tim pemasaran.
Selain itu, wawancara pembanding juga dilakukan dengan perwakilan dari organisasi aliansi
jurnalis independen kediri untuk memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai tantangan
media lokal. Selain itu, sekitar 75% pengiklan Jurnalmataraman berasal dari instansi
pemerintah, yang menunjukkan adanya hubungan kerja sama yang kuat dan berkelanjutan.
Namun, dominasi pengiklan dari sektor pemerintah ini juga berpotensi mengganggu
independensi redaksi apabila muncul kasus atau masalah yang melibatkan pihak pemerintah
tersebut. Meski demikian, Jurnalmataraman berupaya menjaga profesionalitasnya sebagai
media informasi sekaligus mitra pengiklan dengan tetap memberitakan isu terkait secara
faktual. Strategi yang digunakan adalah dengan mengemas pemberitaan secara lebih halus
dan proporsional, seperti dengan menekankan bahwa permasalahan telah ditangani oleh
pihak yang berwenang. Pendekatan ini mencerminkan upaya media untuk menjaga
keseimbangan antara kredibilitas jurnalistik dan keberlangsungan kerja sama komersial. | en_US |