• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Representasi Mualaf dalam Film Merindu Cahaya De Amstel

    Thumbnail
    View/Open
    19321057.pdf (1.452Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fajar, Ritto Putra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Film Merindu Cahaya de Amstel merupakan film drama religi yang diadaptasi dari novel karya Arumi E. yang mengangkat kisah spiritual seorang mualaf. Film ini tidak hanya menampilkan alur cerita emosional, tetapi juga sarat dengan simbolisme keislaman yang disampaikan melalui elemen visual dan naratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi mualaf dalam film Merindu Cahaya de Amstel melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Analisis difokuskan pada dua lapisan makna yaitu denotasi (makna harfiah) dan konotasi (makna tersirat) yang muncul dalam dialog, visual, dan interaksi antar tokoh dalam film. Metode semiotika Barthes digunakan oleh peneliti untuk menafsirkan tanda-tanda yang muncul dalam film tersebut sebagai bentuk komunikasi simbolik yang sarat dengan pesan ideologis dan religius. Model pemaknaan denotasi-konotasi Barthes diterapkan terhadap adegan-adegan tertentu yang dianggap mewakili proses spiritual seorang mualaf, seperti pergulatan batin, pencarian identitas, dan penerimaan terhadap ajaran Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa representasi mualaf dalam film ini dibentuk melalui simbol-simbol visual seperti cahaya, jilbab, air wudhu, serta narasi dan dialog yang mengekspresikan pencarian makna hidup. Interaksi antar tokoh juga memperkuat konstruksi identitas baru yang dibangun atas dasar keimanan. Kesimpulannya, film Merindu Cahaya de Amstel berhasil merepresentasikan proses spiritual seorang mualaf secara simbolik melalui pendekatan sinematik yang kuat. Film yang telah diteliti tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan dakwah yang mendalam, menjadikannya sebagai media komunikasi keagamaan yang potensial dan bermakna.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58285
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV