Pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terhadap Purchase Intention di Platform E-commerce Shopee yang dimediasi Oleh Perceived Trust pada Generasi Z
Abstract
Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat
dan mulai banyak diterapkan dalam dunia bisnis digital, termasuk dalam sektor e-
commerce. AI pada penelitian ini difokuskan pada penerapan fitur-fitur cerdas di
platform Shopee yang mencakup sistem rekomendasi produk, chatbot, pencarian
pintar, dan personalisasi pengalaman berbelanja. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh AI dalam membentuk perilaku konsumen generasi Z
di platform e-commerce Shopee. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan survei, melibatkan 200 responden pengguna aktif Shopee.
Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM dengan perangkat
lunak SmartPLS. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga
variabel bebas, yaitu AI exposure, attitude towards AI, dan AI accuracy perception;
dua variabel mediasi yaitu perceived trust dan perceived usefulness serta satu
variabel dependen yaitu purchase intention. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa variabel AI exposure, attitude towards AI, dan AI accuracy perception
berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived trust, serta perceived trust
terbukti dapat memediasi hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan
purchase intention. Selain itu, perceived usefulness dapat memediasi hubungan
antara perceived trust dan purchase intention. Hingga saat ini, masih terbatas
penelitian yang secara spesifik mengkaji pengaruh fitur berbasis AI terhadap niat
pembelian di platform e-commerce, khususnya dalam konteks generasi Z. Oleh
karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis yang signifikan
dengan menyoroti peran mediasi perceived trust dalam menjembatani hubungan
antara interaksi pengguna dengan AI dan intensi pembelian konsumen.
Collections
- Master of Management [542]
