Show simple item record

dc.contributor.authorKamase, Muhammad Farhan
dc.date.accessioned2025-10-09T07:08:45Z
dc.date.available2025-10-09T07:08:45Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58149
dc.description.abstractStudi ini menganalisis dampak ambang batas parlemen terhadap penyederhanaan sistem kepartaian dalam sistem presidensial Indonesia. Menggunakan pendekatan normatif-kualitatif berbasis data sekunder, penelitian menelusuri kebijakan ambang batas dari Pemilu 2009 hingga 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa ambang batas efektif menyaring partai dengan dukungan signifikan dan mengurangi fragmentasi politik, sehingga meningkatkan efektivitas legislatif dan stabilitas pemerintahan. Studi merekomendasikan sistem multipartai moderat (3–5 partai utama) dan regulasi pemilu yang adaptif, demokratis, dan konstitusional untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi dan representasi demokratis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectParliamentary Thresholden_US
dc.subjectSistem Kepartaianen_US
dc.subjectSistem Presidensialen_US
dc.subjectPemiluen_US
dc.subjectSistem Multipartaien_US
dc.titlePengaruh Parliamentary Threshold terhadap Penyederhanaan Sistem Kepartaian dalam Sistem Presidensialen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410346


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record