• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pertanggungjawaban Notaris dalam Pembuatan Akta Autentik dengan Konsep Cyber Notary

    Thumbnail
    View/Open
    20410254.pdf (1.729Mb)
    20410254 Bab 1.pdf (209.2Kb)
    20410254 Daftar Pustaka.pdf (89.50Kb)
    Date
    2025
    Author
    Pratama, Rizky Candra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban notaris dalam pembuatan akta autentik dengan konsep Cyber Notary. Permasalahan yang diangkat meliputi problematika hukum penerapan Cyber Notary terkait penggunaan tanda tangan dan penyimpanan data penghadap, serta bentuk pertanggungjawaban notaris jika terjadi kebocoran data pribadi dan tanda tangan dalam akta digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta analisis data kualitatif terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Cyber Notary di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketidakselarasan antara Undang-Undang Jabatan Notaris, Kitab Undang-Undang hukum Hukum Perdata, dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kehadiran fisik notaris dan penghadap tetap dianggap sebagai syarat mutlak untuk keabsahan akta autentik, meskipun teknologi memungkinkan verifikasi secara daring. Selain itu, notaris sebagai penyelenggara sistem elektronik memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan data, termasuk risiko kebocoran data pribadi dan penyalahgunaan tanda tangan digital. Bentuk pertanggungjawaban notaris meliputi tanggung jawab administratif, perdata, dan pidana, tergantung pada tingkat kelalaian atau kesengajaan dalam pelanggaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya harmonisasi regulasi dan penguatan standar keamanan digital untuk mendukung implementasi Cyber Notary yang sah dan aman di Indonesia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58065
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV