Show simple item record

dc.contributor.authorRamdhani, Rizky
dc.date.accessioned2025-10-07T04:18:20Z
dc.date.available2025-10-07T04:18:20Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58064
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan peralihan hak atas tanah melalui jual beli di bawah tangan tanpa persetujuan ahli waris dan mengidentifikasi mekanisme penyelesaian sengketa yang timbul akibat permasalahan tersebut. Permasalahan yang dihadapi adalah praktik jual beli tanah di bawah tangan yang tidak memenuhi prosedur hukum yang berlaku, sehingga menimbulkan sengketa bagi pihak yang melaksanakan jual beli tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Pengumpulan data melalui studi dokumen dan studi kepustakaan. Data penelitian yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif guna mendapat kesimpulan untuk menjawab pokok permasalahan yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa peralihan hak atas tanah yang dilakukan melalui transaksi jual beli di bawah tangan tanpa persetujuan seluruh waris tidak sah menurut hukum, mengacu pada ketentuan dalam Pasal 1320 KUHPerdata tentang pemenuhan empat syarat sah perjanjian yang diantaranya kesepakatan para pihak dan kausa yang halal. Sengketa yang timbul dapat diselesaikan melalui jalur litigasi atau melalui jalur administratif. Proses penyelesaian ini memerlukan kelengkapan dokumen yang sah untuk memastikan transaksi sesuai dengan hukum yang berlaku.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeabsahanen_US
dc.subjectPeralihan Haken_US
dc.subjectJual Beli Tanahen_US
dc.subjectSengketaen_US
dc.subjectAhli Warisen_US
dc.titleKeabsahan dan Penyelesaian Sengketa Peralihan Hak dalam Jual Beli Tanah di Bawah Tangan Tanpa Persetujuan Ahli Warisen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410763


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record