Show simple item record

dc.contributor.authorMaulana, Pandu
dc.date.accessioned2025-10-01T02:20:21Z
dc.date.available2025-10-01T02:20:21Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57938
dc.description.abstractPenelitian yang dilakukan mengenai pelaksanaan pendidikan politik oleh Partai Demokrasi Perjuangan Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Kota Yogyakarta melaksanakan pendidikan politik pada Pilkada 2024 di Kota Yogyakarta dan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melakukan pendidikan politik. Penelitian ini bersifat normatif empiris, yaitu data penelitian diperoleh dari kegiatan wawancara dan studi pustaka dengan pengurus DPC PDIP Kota Yogyakarta. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan Yuridis Empiris, yaitu dilakukan dengan melakukan pendekatan dengan mengkaji peraturan yakni Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011terhadap fakta yang ditemukan dalam praktiknya. Hasil dari penelitian ini adalah DPC PDIP Kota Yogyakarta melaksanakan peranannya dalam memberikan pendidikan politik pada Pilkada 2024 dengan kegiatan bersifat formal dan informal. Kegiatan pendidikan politik secara formal adalah kegiatan politik yang dilakukan kepada anggota maupun struktural partai. Bentuk kegiatan secara formal antara lain yaitu kaderisasi, konsolidasi, pelatihan BSPN ,dan Pelatihan Satgas. Sedangkan kegiatan pendidikan politik secara informal adalah kegiatan politik yang dilakukan kepada anggota maupun strukturan partai dan masyarakat umum dengan bentuk kegiatan antara lain seperti revitalisasi kampung wisata, kampanye program, pemeriksaan kesehatan, peduli sampah, dan pelayanan terpadu. Dalam menjalankan pendidikan politik, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta juga didukung dengan beberapa faktor seperti struktur partai yang solid, kaderisasi berkelanjutan, konsolidasi yang rutin, pemanfaatan media sosial yang baik, dukungan dari beberapa tokoh, pelatihan BSPN dan Satgas, dan Perolehan Kursi di Legislatif pada Pemilu Legislatif 2024. Sedangkan faktor yang menghambat seperti maraknya hoaks dan disinformasi, tingginya polarisasi politik, terbatasnya sumber dana yang belum optimal digunakan, dan demokratisasi internal partai belum berjalan baik. Selain memberikan hasil penelitiannya, penulis juga memberikan kesimpulan dan saran dalam penelitian ini.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPartai Politiken_US
dc.subjectPendidikan Politiken_US
dc.subjectPilkadaen_US
dc.subjectPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Yogyakartaen_US
dc.titlePeranan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam melakukan Pendidikan Politik pada Pilkada 2024 di Kota Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410016


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record