Kepemimpinan Transformasional dan Keterlibatan Kerja: Peran Supervisor Support Sebagai Mediator dan Keterampilan Komunikasi Digital sebagai Moderator
Abstract
Penelitian ini mengkaji hubungan antara kepemimpinan transformasional,
dukungan supervisor, dan keterlibatan kerja dalam konteks Koperasi Nuansa Perkasa
di Indonesia, dengan fokus pada peran mediasi dukungan supervisor dan peran
moderasi keterampilan komunikasi digital. Studi ini dilatarbelakangi oleh
ketidakkonsistenan hasil penelitian sebelumnya serta keterbatasan eksplorasi empiris
pada organisasi koperasi yang bercorak kolektivistik dan hierarkis. Menggunakan
pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei terhadap 182 karyawan dan
dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling
(PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional
berpengaruh positif signifikan terhadap dukungan supervisor (β = 0,953; t = 145,563;
p < 0,001) dan keterlibatan kerja (β = 0,512; t = 11,465; p < 0,001). Namun, dukungan
supervisor menunjukkan pengaruh langsung yang negatif dan signifikan terhadap
keterlibatan kerja (β = -0,252; t = 6,070; p < 0,001), serta memediasi secara negatif
hubungan antara kepemimpinan transformasional dan keterlibatan kerja (β = -0,240; t
= 5,922; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan adanya efek suppressor dalam model
struktural, di mana dukungan yang diterima justru dapat dipersepsikan sebagai bentuk
kontrol dalam budaya organisasi Indonesia. Selain itu, keterampilan komunikasi digital
terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara dukungan supervisor dan
keterlibatan kerja (β = 0,111; t = 9,885; p < 0,001), menunjukkan bahwa kompetensi
komunikasi yang tinggi memperkuat efektivitas dukungan. Studi ini memberikan
kontribusi teoretis dengan menekankan pentingnya sensitivitas budaya dalam
mekanisme dukungan dan peran strategis komunikasi dalam lingkungan kerja digital.
Collections
- Master of Management [542]
