Show simple item record

dc.contributor.authorRizkia, Adindach Syadza
dc.date.accessioned2025-09-22T02:56:26Z
dc.date.available2025-09-22T02:56:26Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57715
dc.description.abstractAlat ukur kesejahteraan suatu negara lebih banyak dilihat dari indikator ekonomi makro atau indeks pembangunan manusia. Namun cara ini masih memiliki kelemahan karena tidak dapat mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara akurat. Tujuan pemerintah Indonesia yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat tidak cukup dinilai hanya melalui pendidikan tinggi, kualitas kesehatan baik, atau memiliki pendapatan tinggi. Kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat juga perlu diperhatikan agar pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia mampu berjalan beriringan. Tujuan penelitian ini adalah mengelompokkan setiap provinsi di Indonesia berdasarkan indikator penyusun Indeks Kebahagiaan tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode K-Means Clustering dan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil klasterisasi menggunakan metode K-Means diperoleh klaster 1 beranggotakan 10 provinsi dengan tingkat kebahagiaan tinggi, klaster 2 beranggotakan 15 provinsi dengan tingkat kebahagiaan menengah, dan klaster 3 beranggotakan 9 provinsi dengan tingkat kebahagiaan relatif rendah. Hasil klasterisasi ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam perumusan kebijakan pembangunan sosial yang disesuaikan dengan karakteristik tiap kelompok wilayah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndeks Kebahagiaan Indonesiaen_US
dc.subjectK-Meansen_US
dc.subjectKlasteren_US
dc.titlePengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Indeks Kebahagiaan dengan Metode K-means Clustering (Studi Kasus : Indeks Kebahagiaan Indonesia Tahun 2021)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18611157


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record