• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Faktor Penyebab Terjadinya Recidive Pencurian dan Upaya Pembinaan yang dilakukan Oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang

    Thumbnail
    View/Open
    19410697 Bab 1.pdf (222.7Kb)
    19410697 Daftar Pustaka.pdf (109.2Kb)
    Date
    2023
    Author
    Andini, Maya Afrilia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tindak pidana pencurian merupakan kejahatan yang sangat umum terjadi di lingkungan masyarakat dan merupakan kejahatan yang dapat dikatakan paling meresahkan masyarakat. Bahkan, seseorang dapat melakukan pencurian lagi setelah selesai menjalankan masa hukumannya. Dengan demikian, permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu faktor penyebab narapidana residivis pencurian melakukan pengulangan tindak pidana pencurian dan pembinaan yang diberikan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang serta hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan pembinaannya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis dengan melihat suatu kenyataan hukum di dalam masyarakat. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari sumber utama yaitu responden melalui wawancara. Dan data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka dengan mempelajari dan mengumpulkan data yang berhubungan dengan objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pengulangan tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh narapidana residivis pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang disebabkan oleh faktor ekonomi yang dilakukan karena tuntutan kebutuhan dan faktor lingkungan karena adanya pergaulan yang buruk. Atas terjadinya pengulangan tindak pidana pencurian tersebut, pihak Lembaga Pemasyarakatan memberikan upaya pembinaan kepadanya melalui pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Pembinaan residivis disamakan dengan pembinaan terhadap narapidana pada umumnya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57459
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV