• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS TERHADAP PENGHAPUSAN PROSES PERADILAN DALAM PEMBUBARAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN (Studi Terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan)

    Thumbnail
    View/Open
    Irfan Rosyadi (13410285).pdf (2.620Mb)
    Date
    2018-02-14
    Author
    Irfan Rosyadi, 13410285
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi Undang-Undang, telah mengganti substansi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Salah satu yang menjadi titik tekan adalah peniadaan proses peradilan dalam rangkaian proses pembubaran organisasi kemasyarakatan. Padahal penyelenggaraan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan merupakan salah satu kunci atau pilar dalam negara hukum dan penegakan hak asasi manusia, mengingat organisasi masyarakat merupakan salah satu manifestasi hak konstitusional wagra negara dalam bidang kebebasan berkumpul dan berserikat. Potensi kesewenang-wenangan pemerintah serta peluang tereduksinya kebebasan hak berkumpul dan berserikat menjadi terbuka semakin luas. Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah contoh akibat dari dikeluarkannya Perppu ini. Penelitian ini dikualifikasikan ke dalam jenis penelitian normatif yang bersifat kualitatif, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis obyek penelitian berdasarkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penghapusan proses peradilan dalam hal pembubaran organisasi kemasyarakatan dan mengganti dengan asas contrarious actus merupakan sebuah kebijakan hukum yang tidak tepat menurut teori pembatasan hak asasi manusia limitation of human right.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/5738
    Collections
    • Law [3440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV