Show simple item record

dc.contributor.authorFitriana, Novia
dc.date.accessioned2025-07-30T06:22:36Z
dc.date.available2025-07-30T06:22:36Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57288
dc.description.abstractSalah satu produk inovatif yang diciptakan bank adalah ATM, yaitu dengan layanan Antar Bank. Namun, dengan layanan tersebut, terdapat permasalahan hukum, salah satunya adalah skimming. Hal ini menimpa nasabah Bank BPD Sulteng yang menggunakan produk layanan tersebut di Bank BNI. Akan tetapi, dengan bukti-bukti yang ada nasabah belum mendapatkan pertanggungjawaban dari pihak bank. Metode yang digunakan disini adalah penelitian normatif yang mengkonsepsikan hukum sebagai norma. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan dari bahan Pustaka. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa bank bertanggung jawab mengganti kerugian dana yang hilang akibat skimming. Sementara itu, untuk mencegah terjadinya skimming, pihak bank menerapkan prinsip kehati-hatian dengan menerapkan SOP dalam pengadaan mesin ATM, salah satunya memasang skimmer dan dengan meningkatkan sistem keamanan di area sekitar mesin ATM. Diharapkan dari adanya penelitian ini dapat memperjelas pihak yang bertanggung jawab apabila terjadi skimming pada produk perbankan ATM dengan layanan jasa Antar Bank.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPertanggungjawabanen_US
dc.subjectBanken_US
dc.subjectSkimmingen_US
dc.subjectLayanan Jasa Antar Banken_US
dc.titleTanggung Gugat Bank dalam menangani Terjadinya Skimming pada Layanan Jasa Antar Bank yang Merugikan Nasabahen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19410542


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record