Tanggung Gugat Bank dalam menangani Terjadinya Skimming pada Layanan Jasa Antar Bank yang Merugikan Nasabah
Abstract
Salah satu produk inovatif yang diciptakan bank adalah ATM, yaitu dengan
layanan Antar Bank. Namun, dengan layanan tersebut, terdapat permasalahan
hukum, salah satunya adalah skimming. Hal ini menimpa nasabah Bank BPD
Sulteng yang menggunakan produk layanan tersebut di Bank BNI. Akan tetapi,
dengan bukti-bukti yang ada nasabah belum mendapatkan pertanggungjawaban
dari pihak bank. Metode yang digunakan disini adalah penelitian normatif yang
mengkonsepsikan hukum sebagai norma. Pendekatan yang digunakan adalah
pendekatan perundang-undangan dan dari bahan Pustaka. Berdasarkan penelitian,
diperoleh hasil bahwa bank bertanggung jawab mengganti kerugian dana yang
hilang akibat skimming. Sementara itu, untuk mencegah terjadinya skimming,
pihak bank menerapkan prinsip kehati-hatian dengan menerapkan SOP dalam
pengadaan mesin ATM, salah satunya memasang skimmer dan dengan
meningkatkan sistem keamanan di area sekitar mesin ATM. Diharapkan dari
adanya penelitian ini dapat memperjelas pihak yang bertanggung jawab apabila
terjadi skimming pada produk perbankan ATM dengan layanan jasa Antar Bank.
Collections
- Law [3376]
